Stimulan untuk UKM dari BSM
November 28th, 2008
Seiring dengan rencana peningkatan porsi pembiayaannya kepada UMKM, BSM memberi stimulan berupa awards.
Bank umum syariah (BUS) terbesar di Indonesia ini memberikan stimulan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Bentuknya, penghargaan (awards) untuk UMKM maupun BPRS dan lembaga keuangan mikro yang selama ini bermitra dengan BSM dalam menyalurkan pembiayaan.
Raut Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam tampak berseri. Ia tidak menampik ketika Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi mengajaknya bernyanyi di hadapan ratusan undangan yang hadir pada BSM SMME Awards 2008, 27 November lalu.
“Salut kami untuk BSM disampaikan mewakili Pak Menteri (Suryadharma Ali—red). Semoga bank lan mengikuti jejaknya. Dengan adanya penghargaan ini akan memacu UMKM untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sektor rill,” sambut Agus pada malam itu. Antara BSM dan Kemenkop UMKM memang telah terjalin kerjasama, penyaluran pembiayaan dalam berbagai metode.
Tren Pembiayaan UKM yang Terus Naik
Lebih dari sekadar menyalurkan pembiayaan, baik nasabah, BPRS, maupun lembaga keuangan mikro yang terlibat di dalam penyaluran ini dinilai dan diberi penghargaan oleh BSM.
Bagi Yuslam Fauzi, bisnis banknya memang akan banyak mengarah ke sektor riil, terutama UKM di masa depan. Tujuan ini, meski belum tercapai semuanya, sudah mulai terlihat hasilnya dengan tren peningkatan pembiayaan UMKM oleh BSM sejak 2005. “Pada 2005, posisi pembiayaan UMKM mencapai Rp2,21 triliun yang kemudian naik menjadi Rp3,26 triliun pada 2006. Pada 2007, naik lagi menjadi Rp4,83 triliun dan hingga 31 Oktober tahun 2008 telah mencapai Rp7,72 trliun,” terang Yuslam dalam kesempatan yang sama.
Maka, ditegaskan Yuslam, BSM SMME Award 2008 merupakan salah satu misi BSM dalam mendorong pertumbuhan UMKM.
Jawara UKM dari BSM
BSM SMME Awards 2008 adalah yang pertama dilakukan dan akan dijadikan salah satu agenda tahunan bank syariah plat merah ini. Pada awards pertama ini, delapan UMKM mendapatkan penghargaan
Ketua Dewan Juri BSM SMME Award 2008 Muhammad Syakir Sula menjelaskan, untuk mengikuti BSM SMME Award 2008, calon peserta harus memenuhi persyaratan di antaranya: menjadi debitur BSM minimal 3 tahun, memiliki kolektibilitas lancar selama dua tahun terakhir di BSM, memiliki laporan keuangan periode tahun 2005, 2006 dan 2007, membukukan laba pada tahun buku 2006 dan 2007. Syarat lainnya, lembaga maupun individu pengurusnya tidak pernah menunggak selama dua tahun terakhir kepada BSM.
Penghargaan ini terlaksana atas kerjasama BSM, Kemenkop dan UKM, Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). IA
Para Pemenang BSM SMME Awards 2008
|
Kategori |
Pemenang |
|
BPRS |
Harta Insan Karimah, Bekasi |
|
BMT/ KJKS |
Bina Ummat Sejahtera, Semarang |
|
Sektor Riil Mikro |
Drs . Edi Sukarjono, AP Tangerang |
|
Sektor Riil Kecil |
KJP Cipta Prima Sejahtera, Banjarmasin |
|
Sektor Riil Menengah |
Yayasan Dian Cipta Cendika Bandar Lampung |
|
Kopkar BUMN/BUMD |
Kopegtel Dinasti, Jakarta |
|
Kopkar TNI/POLRI/PNS |
KPN Bina Warga SMP Negeri 6, Samarinad |
|
Kopkar Swasta |
Kopkar Tungkal Agrowijana, Jambi |
Entry Filed under: ajisaka, ekonomi islam
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed




1. virgiawan | December 23rd, 2008 at 11:55 am
mas,, akrtikel nan aktuil,. mohn ijin kopi pastel yahh?
thankss
—V—